Selasa, 05 Januari 2010

tugas kesimpulan


Banyak penyebab terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak, karena perkembangan pesat teknologi informasi yang bermunculan.
Penggabungan
yang dilakukan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi.
Pada bahasan ini ada konsep-konsep yang ada dan membangun sistem-sistem yang sangat berguna bagi pengguna sistem informasi.
Oleh karena itu perusahaan harus memiliki kriteria-kriteria (critical success factors) dan ukuran-ukuran (performance indicators) yang dapat dijadikan sebagai barometer sukses tidaknya perusahaan dalam memiliki dan mempertahankan keunggulun kompetitif tertentu. Intinya bahasan ini menjelaskan tentang keunggulan-keunggulan teknologi pada masa era globalisasi.



Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.
Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”.
Kesimpulan dari pengertian tersebut adalah manusia dan mesin terutama software saling bergantungan karena segala manajemen yang dilakukan oleh seseorang dan segala keputusan harus juga dibantu oleh software-software yang disediakan untuk membantu tugas manusia. Oleh karena itu keduanya saling tergantungan.



CBIS yang biasanya di tugaskan pada manajer memudahkan bagi para manajer untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Dengan berkembangnya CBIS manajer dapat merencanakan merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat didalamnya.
Karena CBIS identik dengan organisme hidup yakni lahir, tumbuh, matang, berfungsi dan mati.
Semakin berkembangnya CBIS semakin midah pula kerja manajer. Ada juga
manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce. Karena dimana ada manfaat yang diciptakan pasti ada juga kendala-kendala yang akan dihadapi.




Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran
(output) dengan menggunakan masukan (input) dan segala proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.
Sesuatu yang nyata atau pun setengah nyata dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.
Pada intinya keamana dan kontrol sistem informasi harus selalu bersifat aman dan terkontrol. Karena jika tidak para user akan resah apabila segala apa yang telah kita buat tidak aman. Selain itu harus penuh dengan kontrol yang baik pula sehingga bisa berjalan dengan sempurna.





E-Commerce merupakan : perdagangan/perniagaan yang menggunakan media elektronik sebagai perantaranya.
Biasanya menggunakan internet sebagai medianya. Banyak media yang digunakan untuk melakukan perdagangan taupun perniagaan.
Salah satunya yaitu dengan menggunakan media elektronik. Biasanya difokuskan pada internet. Kita tidak selamanya melakukan perdagangan dengan cara-cara lama.
Dengan menggunakan media elektronik ini kita dapat lebih mudah dan juga lebih praktis dalam melakukan perdagangan.
Karena
kita tidak harus bersusah payah lagi harus mencari sesuatu dengan kita terjun langsung ke tempat-tempat yang disediakan. Dengan internet kita juga dapat mencari apa saja yang kita butuhkan. Karena sekarang semuanya sudah terdapat di media elektronik ini. Pada jaman sekarang ini lebih difokuskan agar kita lebih modern dengan segala teknologi-teknologi yang sudah diciptakan. banyak nilai positifnya dengan kita melakukan perdagangan dimedia elektronik. Kita lebih irit waktu, biaya, tenaga dsb.

Intinya Sistem Informasi Manajemen adalah suatu wadah yang sangat membatu para pengguna dalam segala aktivitasnya. Saling membatu antara satu dengan yang lainnya. Kita harus membiasakan dengan segala teknologi ada sudah muncul di dunia yang difungsikan untuk membantu manusia.

Sabtu, 02 Januari 2010

Tahun Baru, Gunung Kerinci Sepi

Tahun Baru, Gunung Kerinci Sepi
Taman Nasional Kerinci Seblat menyimpan sejumlah kekayaan alam. Salah satunya adalah Air Terjun Lumpo yang terletak di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Di provinsi ini tercatat 17 titik potensial untuk tempat wisata yang terletak di areal Taman Nasional Kerinci Seblat. Seluruh potensi itu belum digarap menjadi obyek wisata yang resmi.
Jumat, 1 Januari 2010 | 20:05 WIB

KERINCI, KOMPAS.com - Pada malam pergantian tahun baru 2009-2010, jumlah pendaki yang mendaki dan menghabiskan malam tahun barunya di Gunung Kerinci hanya 213 orang. Padahal, pihak pengelola memperkirakan jumlah pendaki pada malam tahun baru akan membludak, sebab sejak pertengahan 2008 hingga Agustus 2009, Gunung Kerinci ditutup untuk kegiatan pendakian.

Sedikitnya jumlah pendaki yang naik karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Menurut Jaliji dan Giono, dua petugas Resor Gunung Kerinci, Jumat (1/1/2010), jumlah pendaki yang naik selama tanggal 26 Desember-1 Januari pagi, hanya 213 orang. Sebanyak 147 pendaki naik sehari menjelang pergantian tahun. Jumlah ini tidak sebanyak dua tahun lalu, yang mencapai 300 orang lebih.

"Biasanya, apabila pergantian tahun, dan saat Gunung Kerinci dalam status normal, jumlah pendaki yang merayakan tahun baru di sini bisa mencapai 1.000 orang," ujar Giono.

Akan tetapi, karena cuaca yang buruk, seperti sering hujan, membuat pendaki mengurungkan niatnya. Penyebab lainnya, banyak pendaki di luar Jambi, yang belum tahu bahwa Gunung Kerinci sudah boleh didaki kembali, meski hanya sampai pos (shalter) tiga, tidak sampai puncaknya. Sebab, status Gunung Kerinci masih waspada.

Status waspada inilah, tambah Jaliji, yang membuat warga Kerinci yang biasanya bermalam tahun baruan di Gunung Kerinci, memilih tidak mendakai atau mendaki gunung yang lain, seperti Gunung Tujuh. Sel ain itu, hujan deras dan badai angin yang terjadi sejak Kamis (31/12) malam hingga Jumat dini hari (1/1), membuat pendaki tidak bisa melakukan kegiatan di area kemah mereka saat malam pergantian tahun.

20 Polisi Polda Lampung Dipecat

20 Polisi Polda Lampung Dipecat
Jumat, 1 Januari 2010 | 09:06 WIB

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 20 personel Polda Lampung diberhentikan dengan tidak hormat, karena terlibat tindakan kriminal dan penyalahgunaan wewenang selama tahun 2009.

"Pembinaan dan perbaikan kinerja personel menjadi salah satu prioritas saya dalam menjalankan kepemimpinan di Polda Lampung. Untuk itu, saya sudah instruksikan kepada Propam untuk tegas dalam menindak anggota yang melanggar kode etik kepolisian," kata Kapolda Lampung, Brigjen Edmon Ilyas, di Bandarlampung, Jumat.

Dia menyampaikan ada tiga jenis pelanggaran yang dilakukan oleh aparat, yaitu pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik dan pelanggaran hukum pidana. Sementara itu, jenis hukuman terhadap pelanggaran anggota juga ada delapan jenis hukuman, yaitu teguran tertulis, penundaan kenaikan pangkat, penundaan pendidikan, penundaan kenaikan gaji, mutasi, sanksi administrasi, kurungan, dan pemberhentian dengan tidak hormat.

Secara umum, Kapolda mengatakan, pelanggaran disiplin dan kode etik yang dilakukan anggota kepolisian sepanjang 2009 menurun 0,16 persen dibandingkan 2008.

Berdasarkan data Polda Lampung, sepanjang tahun 2008 jumlah pelaku pelanggaran kode etik dan disiplin di Polda Lampung sebanyak 858 personel, sedangkan pada 2009 sebanyak 642 orang. Meski demikian, jumlah personel kepolisian yang diberhentikan secara tidak hormat akibat pelanggaran kode etik meningkat 117 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun 2009 jumlah personel yang diberi sanksi pemberhentian dengan tidan hormat sebanyak 20 orang, sementara pada 2008 sebanyak 17 orang. Upaya penegakan disiplin itu, kata dia, merupakan upaya polisi untuk memperbaiki pencitraan mereka di mata masyarakat, sekaligus reformasi internal kepolisian, berdasarkan perintah Mabes Polri.

"Saya berharap, wajah polisi akan lebih baik di masa mendatang, karena ini menyangkut kehormatan salah satu institusi hukum negara," kata Edmon.

Ada Tanaman Ganja di Sela-sela Pohon Karet

Ada Tanaman Ganja di Sela-sela Pohon Karet
Sabtu, 2 Januari 2010 | 13:37 WIB

MUSI RAWAS, KOMPAS.com — Polres Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (1/1/2010) pagi, berhasil menangkap dua pemilik ladang ganja yang terletak di Dusun Perimbun, Desa Setia Marga, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas.

"Selain mengamankan dua tersangka pemilik lahan, yaitu Helmi (40) dan Sabarudin (36), petugas juga menyita barang bukti berupa 48 batang pohon ganja siap panen," kata Kepala Polres Musi Rawas AKBP Herry Nixon’s di Musi Rawas, Sabtu.

Ia mengatakan, penangkapan terhadap dua tersangka tersebut berkat informasi masyarakat yang menyatakan bahwa keduanya memiliki kebun ganja siap panen. Setelah dicek, ternyata informasi tersebut benar dan langsung digerebek.

Keberadaan kedua tersangka ini sudah lama diketahui warga, tetapi baru disampaikan kepada petugas. Ia menjelaskan, kuat dugaan ganja yang beredar di Kecamatan Karang Dapo dan Muara Lakitan juga berasal dari kebun mereka.

"Satu tersangka lainnya, yaitu Yopi, anak tersangka Helmi, yang berperan memasarkan ganja, berhasil kabur dan masih dalam pengejaran petugas," katanya.

Barang bukti ganja siap panen yang disita polisi ditemukan di tengah-tengah areal kebun karet seluas 2 hektar milik Helmi sebanyak 38 batang, kemudian 10 batang ditemukan di lahan milik Sabarudin.

Guna pemeriksaan dan pengembangan kasus kepemilikan ganja ini, petugas Polres Musi Rawas sedang mengembangkan kasusnya. Untuk sementara, kedua tersangka dikenakan Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman seumur hidup.

Jumat, 01 Januari 2010

Sejarah Kobarkan Rivalitas MU-Leeds

Sejarah Kobarkan Rivalitas MU-Leeds
Striker Manchester United, Ruud van Nistelrooy, mencoba melewati pemain Leeds United, Dominic Matteo. Ini terjadi di pertandingan Premier League 2004, saat mereka masih sengit bersaing.
Sabtu, 2/1/2010 | 07:21 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pertemuan Manchester United (MU) lawan Leeds United pada putaran ketiga Piala FA di Stadion Old Trafford, Minggu (3/1/2010), mengobarkan rivalitas lama. Hampir setiap dekade, mereka selalu bertarung sengit. Kali ini, meski beda kasta, rivalitas itu akan berkobar kembali.

Leeds kini memang terlempar ke League One (Divisi III) setelah keuangan mereka bangkrut. Sementara itu, MU terus menjadi tim elite di Premier League.

Kembali pada dekade 1960-an, rivalitas MU-Leeds mulai sengit. Kedua saudara yang juga bintang Inggris saling bertarung. Bobby Charlton membela MU, Jack Charlton membela Leeds. Bintang lain, George Best dan Dennis Law di pihak MU, Billy Bremner dan John Giles di pihak Leeds. Pertemuan mereka selalu panas dan seru.

Sampai pada era 1990-an, kedua tim masih bersaing ketat. Mark Hughes jadi bintang MU, sedangkan Lee Chapman di pihak Leeds. Sepuluh tahun lalu, Dwight York dan David Beckham menjadi bintang MU, sementara Rio Ferdinand dan Jimmy Floyd Hasselbaink di pihak Leeds, menggairahkan persaingan kedua tim.

Meski beda kasta, pertarungan ini bisa sengit dan panas karena sejarah rivalitas mereka. Manajer MU, Sir Alex Ferguson, punya kenangan tersendiri terhadap rivalitas kedua tim. Dia meminta timnya tak menyepelekan lawannya.

"Saya tak perlu menyebutkan betapa pentingnya pertandingan lawan Leeds nanti. Saya biasanya menikmatinya. Mereka tim yang fantastis, selalu memberikan perlawanan ketat dan kami harus tampil sebaik mungkin," kata Ferguson.

"Saya akan mengatakan kepada pemain untuk bersikap sebaik mungkin. Sebab, kami tak mau membakar suporter untuk bertindak di luar batas. Ketika kami masih bersaing di Premier League, kedua tim sangat kompetitif. Sekarang berbeda, tetapi tim harus bermain seperti biasanya," tambahnya.

Meski kalah kelas, Leeds memang tak mau kalah. Mereka justru bertekad untuk menjungkalkan MU. Manajer Leeds Simon Grayson mengatakan, pertandingan itu akan memberi kesempatan kepada para pemainnya untuk mengembalikan nama besarnya.

"Ini pertandingan yang ditunggu setiap orang di Leeds. Sebanyak 9.000 tiket sudah dibeli fans Leeds dan kemungkinan nantinya akan menjadi 20.000 tiket. Rivalitas kedua tim memang sangat hebat jika mengingat pada era 1960, 1970, 1980, dan 1990-an. Suporter kami sangat bergairah untuk menyaksikan pertandingan ini karena menjadi pertemuan pertama sejak lima tahun terakhir," ucap Grayson.

Pertemuan kedua tim biasanya dibumbui bentrok antar-suporter. Oleh sebab itu, Grayson mengingatkan kepada suporter MU agar menjaga sikapnya. "Saya berharap suporter melupakan kejadian masa lalu dan tetap menyaksikan sepak bola sebaik mungkin," harapnya. (AP)

Gus Dur, Dari Kursi Pijat sampai THR

Gus Dur, Dari Kursi Pijat sampai THR
Mantan Presiden RI, Abdurahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur saat berada di Batam, 12 Februari 2008 lalu.
Sabtu, 2 Januari 2010 | 11:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu tokoh bangsa Indonesia, Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur, telah berpulang. Namun, beberapa barang pribadinya masih berada di ruang kerjanya, Kantor PBNU kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (2/1/2010), untuk mengingatkan kita padanya.

Seorang petugas keamanan Kantor PBNU, Chairul Taufik, hapal benar apa yang ada di dalam ruang kerja yang kini tertutup rapat dan digembok itu. Menurutnya, saat Gus Dur masih rutin berkantor di PBNU, ia memanjakan dirinya dengan beberapa barang pribadinya, seperti kursi pijat listrik, tape, dan sebuah televisi. Barang-barang tersebut kini masih berada di ruang kerja Gus Dur.

"Kursi kerja bapak bisa mijet otomatis. Jadi, kalau bapak pegal-pegal, kursinya tinggal dihidupin untuk mijet," kata Chairul Taufik saat ditemui Persda Network di Kantor PBNU.

Ia menambahkan, sebenarnya ada satu lagi barang pribadi milik Gus Dur, yakni audio book lengkap dengan headset-nya. Untuk barang yang satu ini, oleh Gus Dur selalu dibawa ke mana pun dia bepergian.

Karena kedekatannya, pria yang akrab dipanggil Taufik ini mengaku kaget dan tak percaya saat asisten pribadi Gus Dur, Sulaiman, mengatakan kepadanya bahwa bosnya itu telah tiada pada Rabu (30/12/2009) pukul 18.45 WIB.

Taufik menceritakan, kala itu pihak ajudan sengaja datang ke ruang kerja Gus Dur untuk mengambil kaset-kaset pribadi milik Gus Dur. "Pas Bapak meninggal, ajudan dan sopir Bapak datang ke sini mengambil kaset-kaset. Enggak tahu ambil kaset lagu apa, tapi sepertinya sih, musik yang klasik-klasik gitu," ungkapnya.

Meski sudah tidak menjadi Ketua Umum PBNU, ruang kerja Gus Dur oleh pihak PBNU memang sengaja tidak boleh ditempati oleh orang lain. Ruang kerja Gus Dur dengan satu meja dan sebuah televisi serta tape musik yang ada di atasnya itu memang khusus untuk Gus Dur.

Di belakang meja terdapat sebuah kursi pijat listrik, sedangkan di depan meja ada tiga kursi berwarna hijau untuk menerima tamu. Satu rak berisi buku-buku bacaan Gus Dur juga masih berada di sana.

Taufik mengatakan, kala lelah, terkadang Gus Dur tidur di lantai yang hanya beralaskan sebuah karpet tipis di depan meja kerjanya.

Taufik mengaku sangat kehilangan bosnya itu. Di mata Taufik, Gus Dur adalah sosok bos yang sangat memerhatikan bawahannya, termasuk para petugas keamanan Kantor PBNU.

Ia mengaku terakhir bertatap muka langsung dengannya saat Gus Dur datang ke Kantor PBNU menjelang hari Lebaran lalu. Kala itu, Gus Dur masih sempat mengecek persiapan keuangan tunjangan hari raya (THR) lebaran untuk bawahannya.

Khusus dari Gus Dur, Taufik mengaku bahwa setiap petugas keamanan kebagian jatah THR Rp 1 juta dan itu rutin diberikan setiap tahunnya. "Gus Dur baik sama petugas keamanan semua. Dia orangnya merakyat dan sederhana. Kami dapat THR Rp 1 juta setiap orang. Kalau dari pihak kantor sendiri enggak sampai segitu," ungkapnya.

Karena latar belakang Gus Dur adalah pesantren, terkadang Taufik tak segan mencium orang yang disebut-sebut sebagai keturunan wali itu. "Kalau yang lain sudah pada salaman, security ikut cium tangan," ujarnya. (coz)

Presiden SBY Diusulkan Beri Keterangan di Pansus Century

Presiden SBY Diusulkan Beri Keterangan di Pansus Century
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden Boediono mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (21/10).
Sabtu, 2 Januari 2010 | 12:32 WIB
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Pansus Angket Bank Century asal Fraksi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, mengusulkan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi salah satu narasumber yang akan dihadirkan untuk memberikan keterangan di hadapan panitia angket. Hal itu akan diusulkan Eva dalam pleno internal pansus yang akan kembali memulai kerjanya pada Senin (4/1/2010).

"Presiden harus datang juga memberikan keterangan karena pembantunya berantem sendiri. Saya akan usulkan di rapat internal pansus hari Senin. Semoga disetujui," kata Eva kepada Kompas.com, Sabtu (2/1/2010).

Menurut Eva, keterangan Presiden menjadi penting untuk meluruskan sejumlah hal yang masih simpang siur. Di antaranya mengenai urgensi kehadiran Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R) Marsillam Simanjuntak dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) saat mengambil keputusan bail out Century.

"Marsillam katanya datang disuruh Presiden. Tapi kemudian, juru bicara Presiden bilang tidak pernah menyuruh. Kemudian, Menkeu dalam keterangan persnya bilang selalu lapor Presiden. Jadi, hanya Presiden yang bisa mengklarifikasi ini," kata Eva.

Selain itu, pansus juga akan diusulkan untuk "terjun bebas" dalam mengajukan pertanyaan kepada narasumber yang dihadirkan. Hal ini untuk mempercepat proses dan mendapatkan tujuan yang ingin dicapai. Selama ini, pansus menetapkan dua tujuan kerjanya, yaitu menilik apakah kebijakan bail out memiliki dasar hukum dan mencari tahu arah aliran dana ke bank tersebut. "Selama ini kan selalu tematis. Tematis oke, tapi jangan terjebak prosedural. Biarkan teman-teman menggali hal lain di luar teman," ujarnya.